Hingga saat ini, satu warga Jepang masih dinyatakan hilang. Komunikasi yang terganggu dan infrastruktur yang rusak menjadi tantangan utama dalam proses distribusi bantuan.
Namun, Jepang berkomitmen untuk terus menyalurkan bantuan dan menyesuaikan dukungan mereka sesuai dengan kebutuhan yang berkembang. Bantuan ini menjadi wujud solidaritas Jepang terhadap Myanmar serta bagian dari komitmen Tokyo dalam memberikan bantuan kemanusiaan global.